Gara-gara BJ Habibie Kita Bisa Pakai Handphone

Gara-gara BJ Habibie Kita Bisa Pakai Handphone

Dream - Rakyat Indonesia merasa sangat kehilangan dengan wafatnya Presiden RI ke-3, BJ Habibie. Makamnya seolah tidak pernah sepi dari para warga yang ingin berziarah mendoakan pria berjuluk Mr. Crack itu.

Tapi bukan hanya warga biasa yang merasa kehilangan. Perusahaan besar sekelas PT Telkomsel juga merasakan hal yang sama.

Rasa kehilangan perusahaan tersebut bahkan mungkin lebih besar karena peranan dan kontribusi BJ Habibie.

Sejarah hadirnya teknologi GSM di Indonesia memang tidak dapat dipisahkan dari peran penting BJ Habibie yang wafat di usia 83 tahun.

Tanggal 14 Juli 1993, Habibie menulis tentang persetujuan dan penerapan teknologi GSM sebagai standar teknologi seluler Indonesia.

Saat itu Habibie menjabat Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Republik Indonesia.

Tulisan itu menjadi rujukan untuk melakukan migrasi teknologi dan pengembangan industri seluler analog ke digital di Indonesia.

Tanggal 2 September 1994, Habibie meresmikan pengoperasian Telkomsel untuk pertama kalinya di Pulau Batam. Saat itu Telkomsel masih menjadi nama produk dari PT Telkom.

Habibie kemudian mencoba teknologi GSM untuk pertama kalinya di Indonesia dengan melakukan hubungan telepon dari Batam ke Jakarta dan London.

Telkomsel kemudian dikembangkan dan dipersiapkan sebagai sebuah operator seluler. Sehingga lahirlah PT Telkomsel pada 26 Mei 1995.

Bisa dibilang, Habibie adalah pelanggan pertama Telkomsel. Namun, sebagai penghormatan terdalam atas peran dan kontribusinya, Habibie diberi penghargaan sebagai pelanggan Telkomsel ke-100 juta pada tahun 2011.

Jadi, gara-gara BJ Habibie, kita sekarang bisa pakai ponsel, bermain PUBG atau menonton video di YouTube.


Sumber: Merdeka.com
https://m.dream.co.id/techno/gara-gara-bj-habibie-kita-bisa-pakai-handphone-1909142.html?utm_source=fb&utm_medium=post_unofficial&utm_campaign=fb__alvina

0 Response to "Gara-gara BJ Habibie Kita Bisa Pakai Handphone"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel